Disdikpora PPU Lakukan Monev Manajemen PKBM Homeschooling Farah, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Nonformal

  • Bagikan
Kepala PKBM HSG Farah, Musfira, S.H., M.Pd, menyambut langsung tim monev dari Disdikpora,Yuniarti, S.Pd.,M.M.

PENAJAM, Setara News – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap manajemen Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan nonformal, khususnya dalam pengelolaan manajemen, pelaporan, kegiatan belajar mengajar, serta tata kelola yang baik dan benar. Hal itu disampaikan oleh Yuniarti, S.Pd., M.M, selaku perwakilan dari Disdikpora PPU Bidang PNF.

Menurut Yuniarti, monev ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan mutu lembaga pendidikan nonformal di daerah.

“Tujuan utama kami adalah memastikan bahwa PKBM di PPU mampu menjalankan fungsinya secara optimal sebagai satuan pendidikan nonformal yang bermutu. Kami menekankan pentingnya peningkatan SDM, tata kelola administrasi, serta efektivitas pelaporan,” ujarnya.

Tercatat sebanyak enam PKBM di Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi sasaran kegiatan monev tersebut. Salah satunya adalah PKBM Homeschooling Farah (HSG Farah) yang berlokasi di Desa Giripurwa Kecamatan Penajam dan merupakan PKBM termuda di wilayah tersebut. Kunjungan ke lembaga ini dilaksanakan pada Rabu, (29/10/2025).

Kepala PKBM HSG Farah, Musfira, S.H., M.Pd, menyambut langsung tim monev dari Disdikpora. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin melaksanakan pelaporan kegiatan dan telah melengkapi seluruh administrasi yang dibutuhkan.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Disdikpora PPU ini. Kegiatan ini menjadi bahan evaluasi yang berharga agar manajemen dan tata kelola PKBM HSG Farah semakin baik ke depannya,” ungkap Musfira.

Yuniarti menilai bahwa PKBM HSG Farah termasuk salah satu lembaga yang memiliki pengelolaan administrasi dan manajemen yang tertata rapi.

“Semua data dan informasi yang kami butuhkan tersedia dengan baik. Kami hanya mendorong agar kualitas ini terus dipertahankan dan di-upgrade sesuai perkembangan informasi dan teknologi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Disdikpora PPU akan terus hadir memberikan bimbingan, arahan, dan pendampingan kepada seluruh PKBM di daerah.

“Pendidikan nonformal memiliki peran yang sama pentingnya dengan pendidikan formal. Tidak ada perbedaan dalam hal perhatian dan pembinaan,” tambahnya.

Menutup kunjungan tersebut, Musfira berharap agar pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap kemajuan pendidikan nonformal di PPU.

“Kami berharap perhatian pemerintah semakin besar terhadap PKBM agar pendidikan nonformal di daerah ini bisa sejajar dalam kualitas dan manfaat dengan pendidikan formal,” tuturnya. (Red/RMA)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *