UPK Paket C Digelar, 19 Warga Belajar PKBM Homeschooling Farah Uji Kompetensi

  • Bagikan
Susana Pelaksanaan UPK Hari Petama di PKBM Homeschooling Farah. (Dok. Ist)

PENAJAM PASER UTARA,Setara News – Sebanyak 19 warga belajar PKBM Homeschooling Farah mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket C yang setara dengan jenjang SMA. Ujian tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 1 hingga 4 April 2026.

Pelaksanaan UPK ini menjadi tahapan akhir dalam proses pendidikan yang telah dijalani para peserta, sekaligus menjadi penentu kelulusan mereka. Dari jumlah peserta, delapan orang mengambil peminatan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), sedangkan sebelas lainnya memilih Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Bagi para peserta, ujian ini memiliki makna lebih dari sekadar formalitas akademik. Kelulusan dari Paket C diharapkan dapat membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, memasuki dunia kerja, maupun meningkatkan taraf karier.

Kepala PKBM Homeschooling Farah, Musfira, SH., M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga mutu pelaksanaan ujian agar setara dengan pendidikan formal.

“Ujian ini bukan hanya tentang kelulusan, tetapi juga tentang membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi peserta didik kami. Kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki kompetensi yang setara dan mampu bersaing, baik di dunia kerja maupun pendidikan tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran program Paket C menjadi solusi bagi masyarakat yang sempat terhenti pendidikannya.

“Banyak dari mereka yang sempat terhenti pendidikannya karena berbagai kendala. Melalui program Paket C ini, kami hadir untuk memberikan kesempatan kedua dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan humanis,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari perwakilan Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Yuniarti, S.Pd., M.Pd., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya Ujian Pendidikan Kesetaraan ini. Harapannya, semoga anak-anak semuanya lulus dengan hasil yang baik dan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.

Lebih lanjut, PKBM Homeschooling Farah dijadwalkan kembali melaksanakan Ujian Pendidikan Kesetaraan untuk Paket A (setara SD) dan Paket B (setara SMP) pada pertengahan Mei 2026 mendatang.

Selama pelaksanaan ujian, antusiasme peserta terlihat tinggi. Hal ini menunjukkan semangat belajar yang kuat meskipun mereka menempuh jalur pendidikan nonformal.

PKBM Homeschooling Farah terus berupaya menjadi alternatif pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang terkendala melanjutkan sekolah formal. Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel serta kurikulum berbasis kompetensi, lembaga ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui program pendidikan kesetaraan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan kedua untuk meraih pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup di masa depan.(red/sn)*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *