17 Siswa PKBM Homeschooling Farah Tuntaskan UPK Paket B, Sistem Hybrid Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel

  • Bagikan
Foto bersama setelah pelaksanaan UPK Paket B PKBM Homeschooling Farah.(Dok: Istimewa)

PENAJAM, Setara News – PKBM Homeschooling Farah kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan nonformal berkualitas. Sebanyak 17 peserta didik mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Program Paket B setara SMP yang digelar selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Mei 2026.

Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan lancar dengan suasana penuh semangat. UPK menjadi salah satu tahapan penting bagi peserta didik untuk menentukan kelulusan sekaligus membuka jalan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Pada tahun ini, pelaksanaan ujian dilakukan dengan sistem hybrid, yaitu perpaduan antara metode tatap muka dan daring. Pola tersebut dinilai mampu memberikan kemudahan bagi siswa, terutama peserta didik yang berada jauh dari lokasi lembaga pendidikan, tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan maupun standar penilaian akademik.

Dari total 17 peserta, terdiri atas sembilan siswa laki-laki dan delapan siswa perempuan. Selama ujian berlangsung, seluruh peserta tampak serius dan antusias menyelesaikan setiap mata pelajaran yang diujikan. Semangat tersebut mencerminkan kesiapan akademik dan mental siswa setelah menjalani proses pembelajaran di PKBM Homeschooling Farah.

Kepala PKBM Homeschooling Farah, Musfira, memberikan apresiasi atas perjuangan dan semangat belajar para siswa hingga mampu menyelesaikan tahapan pendidikan kesetaraan.

Menurutnya, keberhasilan menuntaskan Program Paket B menjadi bukti bahwa pendidikan nonformal mampu mencetak generasi yang berdaya saing dan memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan lebih baik.

“Jangan berhenti sampai di sini. Teruslah melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Peluang selalu terbuka bagi mereka yang mau berusaha dan mempersiapkan diri sejak sekarang. Kesuksesan ditentukan oleh diri kita sendiri,” ujarnya saat penutupan UPK, Kamis (7/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa lembaganya terus mendukung program wajib belajar 12 tahun dengan memberikan kesempatan kepada seluruh lulusan Paket B untuk melanjutkan pendidikan ke Program Paket C setara SMA.

Melalui sistem pembelajaran yang adaptif, fleksibel, dan berorientasi pada pengembangan karakter, PKBM Homeschooling Farah berharap peserta didik dapat terus meningkatkan kemampuan akademik maupun keterampilan diri agar mampu meraih cita-cita di masa depan.

Sebagai lembaga pendidikan alternatif, PKBM Homeschooling Farah terus berupaya menghadirkan ruang belajar yang inklusif dan nyaman agar setiap peserta didik dapat berkembang sesuai potensi yang dimiliki. (Red)*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *