Parkir Sembarangan dan Lampu Merah Mati di Jalur Dua Petung Dikeluhkan Warga

  • Bagikan
Jalur Dua Pasar Petung (Dok: Tim Redaksi SN)

PENAJAM,Setara News – Kondisi lalu lintas di jalur dua Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kembali menjadi sorotan publik. Parkir kendaraan yang meluber hingga ke bahu jalan menimbulkan keresahan pengguna jalan. Tidak hanya itu, lampu lalu lintas yang telah terpasang di persimpangan strategis jalur tersebut juga dilaporkan tidak berfungsi.

Sejumlah warga mengeluhkan keberadaan kendaraan yang diparkir sembarangan, terutama di sepanjang ruas jalan utama kawasan Petung. Posisi parkir yang menjorok ke badan jalan dianggap sangat membahayakan dan kerap memicu kemacetan, terutama di jam-jam sibuk.

“Saya hampir terserempet kendaraan lain karena ruang jalan yang menyempit. Kendaraan parkir sampai ke badan jalan, ini jelas berbahaya,” ujar Rino, salah satu pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut, Sabtu (05/07/2025).

Selain masalah parkir, warga juga mempertanyakan fungsi lampu merah yang sudah lama terpasang namun tak kunjung berfungsi. Keberadaan alat pengatur lalu lintas itu dianggap sia-sia jika tidak dioperasikan sebagaimana mestinya.

“Lampunya terpasang, tapi tidak pernah menyala. Kalau memang tidak digunakan, untuk apa dipasang?” keluh Lina, seorang pedagang di kawasan tersebut.

Kondisi ini memperkuat kekhawatiran warga terhadap keselamatan lalu lintas di jalur padat itu. Mereka berharap instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan dan Satlantas, tidak tinggal diam dan segera memberikan solusi konkret.

“Kami minta ada tindakan tegas terhadap pelanggaran parkir dan segera mengaktifkan lampu merah. Jangan tunggu sampai terjadi kecelakaan,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Masyarakat berharap, perhatian serius dari pemerintah daerah bisa mengembalikan kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas di jalur vital tersebut.(red/sn)*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *