MAKASSAR,Setara News – Jelang bergulirnya Liga 1 musim ini, PSM Makassar masih menyisakan satu slot kosong dari delapan kuota pemain asing yang diperbolehkan. Nama penyerang asal Liberia, Abu Razard Kamara, sempat santer dikabarkan akan mengisi slot terakhir tersebut.
Namun hingga kini, Kamara belum juga mendarat di Makassar, memunculkan spekulasi mengenai kelanjutan transfernya.
Ketidakhadiran Kamara menjadi sorotan, mengingat pelatih Bernardo Tavares telah menyusun rencana membentuk lini serang tajam musim ini. Jika transfer Kamara benar-benar batal, PSM dipastikan akan kembali bergerak cepat di bursa transfer untuk mencari pengganti yang sepadan.
Dua opsi kini terbuka bagi PSM memperkuat lini belakang dengan mendatangkan bek asing serba bisa, atau tetap fokus pada lini depan dengan mencari striker pendamping Alex Tanque. Musim ini, Tavares memang terlihat memprioritaskan kekuatan ofensif dengan merekrut tiga pemain Brasil: Alex Tanque, Lucas Diaz, dan Savio Roberto.
Kamara sejatinya adalah sosok striker modern yang dinilai cocok dengan skema permainan Tavares. Memiliki postur 182 cm dan insting tajam di kotak penalti, ia mencetak 15 gol saat membela Kuching City FC di Malaysia, 9 gol bersama Al-Seeb Club di Oman, serta 5 gol dari 6 laga di Kosovo. Ia juga telah mengoleksi 9 caps bersama Timnas Liberia.
Meski pintu untuk Kamara masih terbuka hingga bursa transfer ditutup, Bernardo Tavares tidak ingin mengambil risiko terlalu lama. Manajemen dan tim pelatih kini berpacu dengan waktu untuk memastikan komposisi skuad PSM benar-benar solid saat kompetisi dimulai.
Apakah akhirnya Kamara akan mengenakan jersey Juku Eja, atau PSM justru akan memperkuat barisan pertahanan dengan tambahan palang pintu asing? Semua mata kini tertuju ke Stadion Gelora BJ Habibie, jawaban hanya tinggal menunggu waktu. (Red)*
Editor: RMA












